Kumpulan Berita Terpopuler SBODewa Tentang Bandar Taruhan Judi Online Serta Produk Permainan Judi Online Dan Promo Yang Ada Di Situs Agen Judi Online SBODewa

Tampilkan postingan dengan label Joko Widodo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Joko Widodo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 April 2018

4 Kebijakan Jokowi yang Bikin PNS Bahagia


Situs Judi Online - Walau tahun ini gaji pegawai negeri sipil PNS/ASN dipastikan tidak naik, tapi tidak perlu khawatir. Kabar gembira bagi PNS tahun ini tetap ada.

Sebab, pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi-Jusuf Kalla telah mengeluarkan kebijakan yang memanjakan para abdi negara.

Jokowi mengeluarkan empat kebijakan yang akan membuat para pegawai negeri sipil (PNS) di Tanah Air ini bahagia.

Berikut ini kebijakan Jokowi yang akan membuat PNS tersenyum lebar di tahun 2018.

1. Apartemen Khusus bagi PNS


Apa manfaatnya? Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan, pembangunan perumahan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk memastikan kesejahteraan abdi negara, setelah pensiun. Bangunan akan dibuat dalam bentuk vertikal atau seperti apartemen.

Lantas berapa nantinya biaya yang harus dikeluarkan para PNS?

"Kita wujudkan nanti dalam bentuk perumahan yang terjangkau oleh ASN yah. Konsepnya mudah-mudahan dalam waktu dekat baru kita launching kita targetkan tahun ini," kata Menteri PAN-RB Asman Abnur, di Jakarta, Senin, 16 April 2018, yang dikutip dari Merdeka.com, Rabu (18/4/2018).

2. THR Lebih Besar


Lebih lanjut, Menteri PAN-RB Asman Abnur mengungkapkan, besaran tunjangan hari raya (THR) bagi PNS dan tunjangan kerja (tukin) akan dilakukan sebelum Lebaran. Sementara, untuk pembayaran gaji ke 13 akan dilakukan pada Juni.

Pemberian THR bagi para PNS berupa gaji pokok dan tukin disambut baik oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani, memastikan pemberian tukin kini sudah diperhitungkan di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Nanti saja tunggu Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang disiapkan Menteri PANRB untuk kepastiannya. Intinya, budjet-nya diperhitungkan sesuai dengan kebijakan. Selama ini kan, itu tidak ditetapkan di APBN 2018. Tapi pelaksanaannya nunggu peraturan pemerintah (PP)," tuturnya.

3. Pensiunan Dapat THR


Presiden Jokowi juga akan memberikan THR bagi para PNS yang telah pensiun.

Hal ini dipastikan langsung oleh Menteri PAN-RB Asman Abnur yang mengatakan pemberian THR nantinya akan diberikan juga untuk pegawai pensiunan.

"Bedanya tahun ini kita berikan THR untuk pensiunan, tahun lalu tidak," katanya.

Namun, besaran THR untuk PNS aktif dengan yang sudah pensiun berbeda.

"Tidak dong (tidak sama antara PNS aktif dan pensiunan PNS)," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan Askolani.

4. PNS Pria Dapat Cuti Istri Melahirkan


Pemerintah melalui Peraturan Kepala (Perka) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah mengatur secara rinci mengenai tata cara pemberian cuti berdasarkan jenis cuti.

Di antaranya adalah cuti alasan penting (CAP). Di mana PNS laki-laki mendapat cuti khusus untuk menemani istri yang melahirkan.

Kebijakan cuti melahirkan bagi PNS laki-laki melalui CAP diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017 disebutkan bahwa lamanya cuti karena alasan penting ditentukan oleh Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti paling lama 1 (satu) bulan.

Share:

Senin, 13 November 2017

RI Dan Jepang Kaji Infrastruktur Pelabuhan Di KTT ASEAN


RI Dan Jepang Kaji Infrastruktur Pelabuhan Di KTT ASEAN

SBODewa.com - Rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi [ KTT ] Asia-Pacific Economic Cooperation [ APEC ] di Vietnam, telah selesai akhir minggu kemarin. 

Presiden Joko Widodo dalam KTT APEC itu salah satunya mengutamakan perlunya jadikan laut jadi pusat pembangunan ekonomi untuk negara-negara anggotanya. 

Sesudah ikuti rangkaian KTT APEC di Vietnam, Presiden Joko Widodo lalu bertolak ke Manila. Di ibu kota negara Filipina itu, Presiden Jokowi menghadiri KTT ke-31 ASEAN

Terkecuali beberapa pemimpin ASEAN, pertemuan tingkat tinggi itu salah satunya juga di hadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, sampai Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang

Diambil dari situs SBODewa, di sela KTT ASEAN itu, Presiden Jokowi juga berjumpa dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Dalam pertemuan itu, ke-2 kepala negara salah satunya juga menyinggung masalah infrastruktur pelabuhan. 

Menurut Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi selesai mengikuti Presiden Jokowi berjumpa dengan PM Shinzo Abe, pemerintah Jepang mengemukakan komitmennya untuk selalu berperan serta dalam sebagian project infrastruktur seperti Pelabuhan Patimban

Diluar itu, Negeri Sakura menyoroti project terowongan MRT, terowongan untuk tol Sumatera, serta beberapa project infrastruktur yang lain. 

Prinsip Jepang, yang salah satunya mengarah project infrastruktur pelabuhan itu, searah dengan pembangunan Poros Maritim di masa Jokowi. Bahkan juga, pemerintah RI di komunitas KTT APEC di Vietnam begitu mengutamakan pembangunan kelautan itu. 

Laut jadi pusat pembangunan ekonomi dapat diwujudkan lewat investasi infrastruktur laut, integrasi, serta pengamanan jaringan transportasi laut. Diluar itu, pembangunan maritim itu meliputi aktivitas ekonomi berbasiskan kelautan serta pemakaian sumber daya kelautan yang berkepanjangan. 

Diambil dari website Kantor Staf Presiden, SBODewa, pembangunan Poros Maritim salah satunya memanglah diperuntukkan untuk kemakmuran serta kesejahteraan rakyat. Tol laut serta pengintegrasian moda transportasi logistik diinginkan dapat dirasa faedahnya oleh orang-orang. Terlebih untuk mengatur keperluan harga keperluan bahan pokok. 

Th. 2017, pemerintah juga mengatakan jadi th. kerja dengan. Usaha itu untuk jadikan pemerataan ekonomi yang berkeadilan untuk semua rakyat Indonesia

Disamping itu, dalam rangkaian pertemuan negara-negara APEC 2017 di Da Nang, Vietnam, dilangsungkan juga agenda “Dialog Kerja Sama Usaha Pada Indonesia serta Vietnam” pada Sabtu, tanggal 12 November 2017. 

Beberapa entrepreneur Indonesia serta Vietnam membuat pertemuan untuk menjajaki peluang kerja sama serta investasi yang lebih luas. Acara ini difasilitasi oleh Kedubes RI di Hanoi

Dalam acara itu ada diantaranya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, serta Kepala BKPM, Thomas Lembong dan beberapa entrepreneur ke-2 negara. 

Ada juga, Chairman APEC Business Advisory Council [ ABAC ] Indonesia, Anindya Bakrie serta Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani

Lewat komunitas dialog itu, entrepreneur Indonesia serta Vietnam diinginkan dapat menangkap kesempatan ekonomi yang semakin besar. 

" Ini tunjukkan kalau Vietnam itu satu potensi serta negara yang investasi dari Indonesia cukup banyak, hingga pasti Indonesia dapat memakai regional suplai chain lewat Vietnam, " kata Airlangga Hartarto.



Share:

Jumat, 03 November 2017

Dominasi Survei Masih Dipegang Sama Jokowi Dan Prabowo


Dominasi Survei Masih Dipegang Sama Jokowi Dan Prabowo

SBODewa.com - Hasil survei terbaru Populi Center menyebut elektabilitas Joko Widodo masih paling tinggi yakni 49,4 persen. Di posisi kedua ada nama Ketua Umum Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebesar 21.7 persen.

"49.4 persen responden memilih Jokowi dan 21.7 persen memilih Prabowo jika pemilu dilakukan sekarang," kata Direktur Populi Center Usep S Ahyar  Jakarta Barat, Kamis tanggal 02/11/2017.

Elektabilitas keduanya terbilang tinggi dan jauh di atas tokoh lainnya. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menempati urutan ketiga yang dipilih 2,0 persen responden.

Sedangkan di posisi berikutnya ditempati oleh Hary Tanoesoedibjo dan Anies Baswedan dengan masing-masing memiliki elektabilitas sebesar 0.7 persen.

Usep mengatakan, dalam konteks kontestasi calon presiden, pertarungan masih didominasi antara Jokowi dan Prabowo.

Dalam simulasi head to head, jika Jokowi dan Prabowo yang bertarung, hasilnya 56,7 persen responden memilih Jokowi, dan 31,9 persen memilih Prabowo. Hanya 11,3 persen responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Elektabilitas tinggi Jokowi juga ditopang dengan tingkat kepuasan masyarakat atas kinerjanya terutama di bidang pembangunan infrastruktur. Sebanyak 62 persen responden merasa puas dan hanya 38 persen yang tidak puas.

Survei tersebut juga menunjukan sebaran pemilih berdasarkan tingkat pendidikan, usia, dan suku responden. 

Sebaran pemilih berdasarkan tingkat pendidikan, Jokowi dipilih sekitar 60,7 persen pemilih yang tak bersekolah, sementara Prabowo dipilih 14,3 persen pemilih yang tak bersekolah. 

Berbeda dengan Jokowi, Prabowo justru banyak dipilih oleh masyarakat berpendidikan Sarjana (S1) ketimbang Jokowi. Prabowo dipilih mayoritas pemilih tamatan S1 sekitar 44,3 persen dan Jokowi hanya 42,6 persen.

Sementara dari sebaran usia, Jokowi unggul di kalangan pemilih berusia produktif 26-35 tahun dengan perolehan suara 58,2 persen. Sementara, Prabowo mendapatkan suara 34,3 persen.

Sementara dari sebaran lokasi pemilih, Jokowi unggul diatas Prabowo baik responden yang berada di Jawa maupun luar Jawa.

Jokowi dipilih responden sebesar 58,4 persen di Pulau Jawa dan 54,5 persen di luar Pulau Jawa.  Sementara Prabowo dipilih 29,3 persen responden di Pulau Jawa dan di luar Pulau Jawa sebesar 35,3 persen responden.

Populi Center melakukan wawancara tatap muka dengan 1.200 responden yang dipilih dengan metode acak bertingkat (mulstistage random sampling). Survei dengan margin of eror 2,8 persen berada pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Share:
Copyright © Berita Terpopuler | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com